

haiinews.com, Lombok Timur – Kapolda Nusa Tenggara Barat Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja menyerahkan santunan kepada anak yatim piatu dan orang tua jompo dalam rangkaian silaturahmi di Kantor Baznas Lombok Timur, Kamis (09/07). Penyerahan bantuan dilakukan bersama Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin, Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya, Ketua Baznas Lombok Timur, serta jajaran Forkopimda.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kehangatan. Kehadiran Kapolda NTB bersama rombongan disambut langsung oleh Bupati Lombok Timur beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Lombok Timur sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan lembaga pengelola zakat dalam memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menyampaikan rasa bahagianya atas kunjungan Kapolda NTB ke Lombok Timur. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi momentum untuk mempererat koordinasi sekaligus memperkuat kolaborasi dalam berbagai program kemasyarakatan.
“Kami menyambut dengan penuh kebahagiaan kehadiran Bapak Kapolda NTB bersama rombongan di Lombok Timur,” ujar Bupati.
Pada kesempatan itu, Kapolda NTB juga memberikan perhatian terhadap pengembangan kawasan wisata Sembalun. Ia menilai ekosistem pariwisata di kawasan tersebut harus terus dijaga agar tetap menjadi daya tarik sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Bupati menyatakan pemerintah daerah sependapat dengan masukan yang disampaikan Kapolda. Menurutnya, menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan kawasan wisata merupakan tanggung jawab bersama.
“Ini menjadi PR besar kita untuk tetap menjaga ekosistem pariwisata Sembalun,” tegas Haerul Warisin.
Bupati kemudian memaparkan perjalanan Baznas Lombok Timur yang berawal dari Badan Amil Zakat Daerah (Bazda). Pada masa awal pembentukannya, penghimpunan zakat masih terbatas pada guru dan aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.
Seiring perkembangan waktu, kata Bupati, cakupan penghimpunan zakat terus meluas. Kini Baznas Lombok Timur telah memperoleh dukungan dari berbagai unsur, mulai dari anggota Polri, TNI hingga kalangan pengusaha yang secara rutin menyalurkan zakat melalui Baznas.
Menurutnya, semakin luas partisipasi masyarakat dalam berzakat telah memberikan dampak positif terhadap kemampuan Baznas dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Dulu kita hanya membagikan santunan sekali setahun saat Lebaran dalam bentuk sembako kepada fakir miskin. Sekarang santunan sudah bisa diberikan dua bulan sekali bahkan ada yang setiap bulan,” ungkapnya.
Bupati menilai peningkatan penghimpunan zakat merupakan bukti tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap Baznas Lombok Timur. Kepercayaan tersebut diharapkan terus dipertahankan melalui pengelolaan zakat yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Selain membahas program sosial, Bupati juga menyinggung kondisi perekonomian daerah. Ia menyampaikan bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Lombok Timur saat ini masih berada pada kisaran 13,43 persen sehingga membutuhkan kerja sama semua pihak untuk menurunkannya.
Di sisi lain, lanjut Bupati, data Badan Pusat Statistik menunjukkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lombok Timur mencapai 7,83 persen. Capaian tersebut menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat dapat berjalan seiring dengan penurunan angka kemiskinan di Lombok Timur,” katanya.
Kegiatan silaturahmi diakhiri dengan penyerahan santunan kepada para penerima manfaat. Momen tersebut menjadi simbol kepedulian bersama antara pemerintah daerah, kepolisian, Baznas, dan seluruh elemen masyarakat dalam membantu warga yang membutuhkan.
Usai menghadiri kegiatan di Kantor Baznas Lombok Timur, Kapolda NTB melanjutkan agenda kunjungan kerjanya ke Mapolres Lombok Timur untuk bertemu dengan jajaran kepolisian setempat dan melanjutkan rangkaian kegiatan di wilayah hukum Polres Lombok Timur.(haii)