

haiinews.com, Lombok Timur – Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin didampingi Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya secara resmi melepas kontingen Kabupaten Lombok Timur yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026. Pelepasan berlangsung di halaman Kantor Bupati Lombok Timur, Kamis (09/07), dengan mengusung tema “Junjung Sportivitas, Raih Prestasi Terbaik untuk Lotim Smart”.
Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menegaskan bahwa pelepasan kontingen bukan sekadar kegiatan seremonial. Ia mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mengantarkan putra-putri terbaik daerah yang akan membawa nama Lombok Timur di ajang olahraga tingkat provinsi.
Menurut Bupati, keberhasilan seorang atlet tidak diperoleh secara instan. Ia menyampaikan bahwa prestasi lahir dari proses panjang yang diisi latihan yang konsisten, disiplin, pengorbanan waktu, serta dukungan dan doa dari keluarga.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih yang selama ini membimbing atlet dengan penuh kesabaran. Selain itu, ia mengakui dukungan masyarakat menjadi salah satu faktor penting yang ikut mendorong semangat para atlet dalam mempersiapkan diri menghadapi Porprov.
“Atas nama Pemerintah Daerah, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, pengurus KONI, serta seluruh pengurus cabang olahraga yang telah bekerja keras mempersiapkan kontingen Lombok Timur,” ujar Haerul Warisin.
Kepada seluruh atlet, Bupati berpesan agar tampil sebagai duta olahraga yang mampu menjaga nama baik daerah. Ia meminta para atlet bertanding dengan penuh percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, serta tetap menghormati lawan dalam setiap pertandingan.
“Jangan pernah gentar. Lawan mana pun pasti memiliki kelemahan. Tanamkan dalam hati bahwa kita lebih baik dan kita pasti bisa. Keyakinan dan percaya diri adalah kunci utama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan para atlet agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi tekanan maupun tantangan di arena pertandingan. Menurutnya, semangat juang dan mental yang kuat menjadi modal penting untuk meraih hasil terbaik.
Ia juga berharap seluruh atlet mampu menunjukkan karakter masyarakat Lombok Timur yang dikenal santun, tangguh, dan menjunjung tinggi kejujuran. Bupati menegaskan bahwa menjaga nama baik daerah sama pentingnya dengan mengejar prestasi di lapangan.
“Prestasi bukan hanya soal medali. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana kita menjaga sikap, etika, dan nama baik Lombok Timur selama mengikuti seluruh rangkaian Porprov,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan kepada atlet berprestasi, Bupati menyatakan pemerintah daerah akan menyiapkan hadiah khusus bagi atlet yang berhasil mempersembahkan medali emas untuk Lombok Timur. Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi tambahan bagi para atlet.
Selain itu, Bupati meminta seluruh panitia dan ofisial memastikan seluruh kebutuhan kontingen telah dipersiapkan dengan baik. Ia mengingatkan pentingnya mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat muncul selama pelaksanaan pertandingan berlangsung.
Sementara itu, Ketua Kontingen Lombok Timur H. Ridatul Yasa Sutaryadi melaporkan bahwa Porprov XII NTB 2026 mempertandingkan 54 cabang olahraga. Dari jumlah tersebut, Lombok Timur mengirimkan sekitar 639 orang yang terdiri dari atlet, pelatih, dan ofisial untuk mengikuti 46 cabang olahraga.
Ridatul menjelaskan bahwa pertandingan akan tersebar di beberapa daerah. Sebanyak 30 cabang olahraga digelar di Kota Mataram, 11 cabang olahraga di Lombok Tengah, tujuh cabang olahraga di Lombok Barat, tiga cabang olahraga di Lombok Timur yakni Tinju, Kabaddi, dan Pencak Silat, serta dua cabang olahraga di Kabupaten Sumbawa Barat.
Ia mengungkapkan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan jauh hari sebelum pelaksanaan Porprov. Salah satunya melalui program pemusatan latihan atau training center (TC) yang dilaksanakan selama satu bulan penuh pada tahun 2025 dan dilanjutkan dengan TC tahap kedua pada tahun 2026.
“Dari sekitar 640 atlet yang dipersiapkan, sebanyak 189 atlet mengikuti TC secara penuh. Mereka menjadi atlet yang diproyeksikan mampu menembus babak final dan menjadi andalan Lombok Timur untuk meraih prestasi terbaik,” jelas Ridatul.
Ridatul menambahkan bahwa Lombok Timur tidak hanya menargetkan peningkatan prestasi, tetapi juga berambisi merebut posisi pertama setelah pada penyelenggaraan sebelumnya berhasil menempati peringkat ketiga. Ia optimistis target tersebut dapat dicapai dengan melihat kesiapan atlet dan dukungan semua pihak.
Menurutnya, perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan atlet juga terus ditingkatkan. Salah satunya melalui pemberian perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada 500 atlet selama tiga bulan, mulai Juli hingga Agustus 2026.
Selain perlindungan jaminan sosial, KONI Lombok Timur juga telah melakukan pemantauan kesehatan dan tes fisik atlet sebanyak tiga kali. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh atlet berada dalam kondisi sehat, memiliki ketahanan fisik yang baik, dan siap bersaing di arena Porprov.
Menutup laporannya, Ridatul menyampaikan bahwa program Bapak Asuh untuk cabang olahraga yang bertanding di Lombok Timur telah memiliki dasar hukum melalui Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan. Ia berharap seluruh bapak asuh dapat segera berkumpul untuk menerima arahan dan memperkuat dukungan kepada para atlet demi mewujudkan target prestasi yang telah ditetapkan.(haii)