Haii News - Portal Berita Online Teraktual & Terpercaya | Untuk Pemasangan Iklan Hubungi 081915618200

Semua Jalur SPMB SMAN 1 Masbagik Terisi Penuh Tampa Kendala

Intervensi Stunting Terintegrasi Diluncurkan di Lombok Timur
Juli 2, 2026
Kontingen Lotim Dilepas, Bupati Siapkan Bonus untuk Peraih Emas
Juli 9, 2026

haiinews.com, Lombok Timur – Tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di SMA Negeri 1 Masbagik membuat sekolah tersebut mengajukan penambahan kuota penerimaan siswa baru pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Seluruh tahapan penerimaan disebut berjalan lancar dan seluruh kuota di setiap jalur telah terpenuhi sesuai ketentuan.

Kepala SMA Negeri 1 Masbagik, Hurman, mengatakan pelaksanaan SPMB sejak tahap awal hingga penetapan hasil seleksi berlangsung tanpa hambatan. Antusiasme masyarakat yang terus meningkat menjadi alasan utama sekolah mengajukan penambahan daya tampung.

“Kegiatan SPMB berjalan dengan lancar tanpa ada kendala. Tingginya peminat SMA Negeri 1 Masbagik sampai kami meminta kuota tambahan,” kata Hurman kepada awak media di ruang kerjanya, Kamis (2/7).

Hurman menjelaskan, kuota awal yang ditetapkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat sebanyak 11 rombongan belajar (rombel). Setiap rombel diisi maksimal 36 siswa sehingga total daya tampung yang tersedia berjumlah 396 siswa.

Namun, jumlah pendaftar yang terus meningkat membuat sekolah khawatir masih banyak calon peserta didik yang tidak dapat diterima. Atas kondisi tersebut, pihak sekolah mengusulkan penambahan kapasitas siswa dalam setiap rombel.

Usulan tersebut kemudian disetujui dengan menambah jumlah siswa dari 36 menjadi 40 orang pada setiap rombel. Dengan tetap mempertahankan 11 rombel, total kuota penerimaan siswa baru meningkat menjadi 440 orang.

Menurut Hurman, penambahan kuota tersebut menjadi solusi agar lebih banyak lulusan SMP dapat memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 1 Masbagik tanpa menambah jumlah rombongan belajar.

Selain penambahan kuota, pelaksanaan seleksi di seluruh jalur penerimaan juga berjalan sesuai ketentuan. Jalur afirmasi, domisili, mutasi, maupun prestasi telah terisi berdasarkan persentase yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB.

“Kuota semua jalur sudah terisi sesuai dengan persentase yang diberikan oleh Dikpora,” ujarnya.

Hurman juga menegaskan bahwa sekolah tidak memiliki kewenangan menentukan siapa yang diterima maupun tidak diterima. Seluruh proses seleksi dilakukan melalui aplikasi SPMB yang terhubung langsung dengan server Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB.

Ia menjelaskan, tugas sekolah hanya memfasilitasi proses pendaftaran dengan meminta calon peserta didik menyiapkan dokumen persyaratan serta membuat akun pada aplikasi SPMB. Setelah itu, seluruh proses seleksi berlangsung secara otomatis melalui sistem.

“Jadi tidak ada intervensi sekolah untuk diterima atau tidaknya siswa di sekolah kami. Semuanya ditentukan melalui tahapan yang profesional oleh Dikpora,” tegas Hurman.

Ia berharap pelaksanaan SPMB yang transparan dan berbasis sistem tersebut dapat memberikan rasa keadilan bagi seluruh calon peserta didik sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses penerimaan siswa baru di SMA Negeri 1 Masbagik.(haii)

Pasang Iklan