

haiinews.com, Lombok Timur – Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menghadiri peringatan Milad ke-48 Yayasan Siti Khodijah dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Panti Asuhan Ampera Pringgasela, Rabu (22/7). Kegiatan yang berlangsung di Masjid Besar Jami’yyatul Qudsiyyah, Pringgasela, itu dirangkaikan dengan Haul pendiri yayasan almarhum Mayor H. Ahmad Siddiq serta tasyakuran atas selesainya rehabilitasi ringan asrama panti oleh Korem 162/Wira Bhakti.
Peringatan milad mengusung tema “48 Tahun Mengukir Asa Bersama Menuju Cita”. Momentum tersebut menjadi bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang yayasan yang selama hampir lima dekade terus memberikan pelayanan sosial dan pembinaan kepada anak-anak yatim piatu di Lombok Timur.
Dalam sambutannya, Bupati H. Haerul Warisin menyampaikan ucapan selamat kepada Yayasan Siti Khodijah dan LKSA Panti Asuhan Ampera atas usia pengabdian yang telah mencapai 48 tahun.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, saya mengucapkan selamat Milad ke-48 kepada Yayasan Siti Khodijah dan LKSA Panti Asuhan Ampera. Semoga terus menjadi lembaga yang memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang,” ujar Bupati.
Ia juga memberikan penghargaan kepada seluruh pembina, pengurus, relawan, pengasuh, dan para donatur yang selama ini dengan penuh keikhlasan menjaga keberlangsungan yayasan.
Menurut Bupati, keberhasilan sebuah lembaga sosial bertahan selama puluhan tahun tidak mungkin dicapai tanpa semangat gotong royong dan dukungan masyarakat. Ia menilai kebersamaan menjadi kekuatan utama sehingga yayasan mampu terus menjalankan tugas kemanusiaannya.
“Keberadaan yayasan ini adalah bukti bahwa kepedulian masyarakat masih sangat kuat. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mengucapkan terima kasih atas dedikasi seluruh pihak yang telah membantu memelihara dan membina anak-anak yatim hingga tumbuh menjadi generasi yang lebih baik,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap anak-anak yatim. Ia mengingatkan bahwa perhatian kepada anak yatim bukan hanya menjadi tanggung jawab lembaga sosial, tetapi merupakan tanggung jawab bersama.
Mengutip hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Bukhari, Bupati mengatakan, “Orang yang memelihara anak yatim akan memperoleh kedudukan yang sangat dekat dengan Rasulullah SAW di surga. Karena itu, mari kita terus memperkuat kepedulian dan memberikan dukungan kepada lembaga-lembaga yang mengasuh mereka.”
Selain itu, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Korem 162/Wira Bhakti yang telah membantu merehabilitasi ringan asrama panti asuhan. Menurutnya, kepedulian tersebut menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan sosial.
Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah, Bupati mengumumkan bantuan lanjutan untuk pembangunan asrama LKSA Panti Asuhan Ampera.
“Pemerintah Kabupaten Lombok Timur akan membantu pembangunan lanjutan asrama ini sebesar Rp200 juta. Bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk rehabilitasi ruang asrama maupun ruangan lain yang masih membutuhkan perbaikan,” tegasnya.
Bupati menjelaskan bantuan dari pemerintah daerah akan melengkapi dana swadaya yang sebelumnya telah berhasil dihimpun panitia sebesar Rp90 juta sehingga proses rehabilitasi dapat berjalan lebih optimal sesuai kebutuhan panti.
Sementara itu, Ketua LKSA Panti Asuhan Ampera Hasanain Ayyubi menyampaikan bahwa peringatan Milad ke-48 merupakan ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang lembaga yang hingga kini tetap mampu memberikan manfaat kepada masyarakat.
Ia mengatakan perjalanan selama 48 tahun bukanlah proses yang mudah. Menurutnya, kesabaran, keikhlasan, serta dedikasi para pengurus, pembina, pengasuh, dan para donatur menjadi faktor utama yang membuat panti asuhan tetap bertahan menjalankan fungsi pendidikan, pembinaan, dan pengasuhan bagi anak-anak yatim.
“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Korem 162/Wira Bhakti atas bantuan rehabilitasi ringan asrama. Bantuan ini sangat berarti dalam meningkatkan kenyamanan anak-anak asuh sekaligus menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengabdi,” ujar Hasanain.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan santunan kepada 55 orang lanjut usia dan 65 anak yatim piatu. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Lombok Timur sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah bersama seluruh pihak yang terus mendukung keberlangsungan pelayanan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.(haii)