Haii News - Portal Berita Online Teraktual & Terpercaya | Untuk Pemasangan Iklan Hubungi 081915618200

31 Agustus HarLah Lombok Timur, Bupati Siapkan Tabligh Akbar dan Pengobatan Gratis

Di Yayasan Yadinu Masbagik, Bupati Ingatkan Pejabat: Melayani Rakyat Jangan Setengah Hati
Agustus 26, 2026
500 Kuota Untuk Lotim, Bupati Ajak Masyarakat Manfaatkan Layanan Kesehatan Mata Gratis
Agustus 27, 2026

haiinews.com, Lombok Timur – Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menegaskan pentingnya menjaga identitas dan sejarah daerah sebagai warisan bagi generasi penerus. Salah satu langkah yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur adalah menjadikan tanggal 31 Agustus sebagai Hari Lahir Kabupaten Lombok Timur.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Raudatul Jannah, Desa Nyiur Tebel, Kecamatan Sukamulia, Kamis (27/8/2026).

Menurut Bupati, penetapan Hari Lahir Lombok Timur bukan sekadar untuk memperingati perjalanan usia daerah, tetapi juga menjadi upaya memberikan pemahaman sejarah yang jelas kepada masyarakat, terutama generasi muda.

“Kita ingin generasi penerus mengetahui sejarah daerahnya. Karena sebuah daerah harus memiliki identitas dan perjalanan sejarah yang jelas,” ujar Haerul Warisin.

Ia menjelaskan, penetapan tanggal 31 Agustus tersebut merujuk pada dokumen hukum Staatsblad atau lembaran resmi pada masa pemerintahan Hindia Belanda yang menjadi salah satu dasar pembentukan struktur pemerintahan di Pulau Lombok.

Dalam dokumen tersebut, struktur pemerintahan yang sebelumnya berpusat di Singaraja kemudian disempurnakan melalui Staatsblad Nomor 181 Tahun 1895 dengan pembentukan wilayah pemerintahan di Pulau Lombok yang berpusat di Ampenan.

Selanjutnya, wilayah tersebut dibagi menjadi dua kabupaten, yakni Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Timur. Pada masa awal pembentukannya, wilayah tersebut membawahi tujuh distrik, yaitu Pringgabaya, Selong, Sakra, Rarang, Praya, Kopang, dan Batukliang.

Berdasarkan perjalanan sejarah tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menetapkan tanggal 31 Agustus sebagai Hari Lahir Kabupaten Lombok Timur yang akan diperingati setiap tahun.

Tahun ini, Lombok Timur akan memperingati Hari Jadi ke-131 pada 31 Agustus 2026. Bupati mengatakan peringatan tersebut akan dilaksanakan secara sederhana dengan menggelar Tabligh Akbar yang dipusatkan sebagai bagian dari perayaan hari jadi daerah.

“Insyaallah, peringatan Hari Jadi Lombok Timur akan kita isi dengan kegiatan yang sederhana, tetapi dapat melibatkan masyarakat dalam jumlah besar,” kata Bupati.

Kegiatan Tabligh Akbar tersebut direncanakan akan dihadiri sekitar 16.000 warga Lombok Timur dan menghadirkan TGH. M. Zainul Majdi atau TGB sebagai penceramah.

Selain kegiatan keagamaan, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur juga menyiapkan kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-131 Lombok Timur.

Salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan adalah operasi dan pengobatan mata secara gratis, termasuk penanganan penyakit katarak. Kegiatan tersebut akan berlangsung selama tiga hari di RSUD Lombok Timur yang berlokasi di Labuhan Haji.

Pemerintah daerah menargetkan sekitar 500 masyarakat dapat mengikuti dan memperoleh manfaat dari pelayanan kesehatan tersebut. Bupati berharap kegiatan itu dapat membantu warga yang membutuhkan penanganan kesehatan mata.

Dalam kesempatan itu, Haerul Warisin juga memaparkan sejumlah program pemerintah daerah yang telah dan sedang dijalankan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan di berbagai bidang.

Ia menegaskan, berbagai capaian yang diraih Pemerintah Kabupaten Lombok Timur selama kurang lebih satu tahun terakhir bukan hanya hasil kerja pemerintah daerah. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

“Mulai dari camat, kepala desa, RT, RW, tokoh masyarakat, pengurus masjid hingga seluruh masyarakat memiliki peran dalam pembangunan Lombok Timur. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan sebesar 5 juta yang akan disalurkan kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa di lingkungan sekitar Masjid Raudatul Jannah. Selain itu, ia berjanji akan mengalokasikan bantuan sebesar Rp50 juta untuk mendukung pembangunan masjid tersebut.

Bupati berharap momentum Maulid Nabi Muhammad SAW dan peringatan Hari Jadi ke-131 Lombok Timur dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat bahwa pembangunan daerah membutuhkan kebersamaan. Menurutnya, menjaga sejarah, memperkuat kepedulian sosial, dan mendukung program pembangunan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama untuk Lombok Timur ke depan.(haii)

Pasang Iklan