Haii News - Portal Berita Online Teraktual & Terpercaya | Untuk Pemasangan Iklan Hubungi 081915618200

Maulid di Kalijaga Baru, Bupati Lotim: Petani Harus Dilindungi, Jalan Harus Mulus

Masuk 10 Besar CX126, BPJS Selong Lotim Terus Berinovasi
September 7, 2026
Santunan Di Depan Peserta Pelatihan Vokasi, Begini Pesan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Lotim
September 8, 2026

haiinews.com, Lombok Timur – Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menegaskan ketahanan pangan dan pembangunan infrastruktur menjadi dua hal penting yang harus terus diperkuat pemerintah daerah. Hal itu disampaikannya saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Hubbul Wathan, Lendang Bunga Selatan, Desa Kalijaga Baru, Kecamatan Lenek, Senin (7/9).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyebut Lombok Timur memiliki posisi penting dalam menjaga ketersediaan pangan, bukan hanya untuk kebutuhan masyarakat daerah, tetapi juga untuk membantu memenuhi kebutuhan daerah lain. Menurutnya, berbagai komoditas pangan tersedia di Lombok Timur, mulai dari beras, jagung, daging sapi, daging ayam, telur hingga sayur-mayur.

“Lombok Timur ini merupakan salah satu daerah penyangga pangan. Kita menghasilkan beras, jagung, daging, telur, sayur-mayur dan berbagai kebutuhan pangan lainnya,” kata Haerul Warisin.

Karena itu, menurut Bupati, pemerintah tidak cukup hanya mendorong peningkatan produksi. Kebutuhan dasar petani juga harus dipastikan tersedia, salah satunya pupuk. Ia menilai ketersediaan pupuk menjadi faktor penting agar petani dapat mempertahankan sekaligus meningkatkan hasil produksi pertaniannya.

“Pupuk harus tersedia. Kalau kebutuhan petani terpenuhi, produksi bisa meningkat dan ketahanan pangan kita juga bisa dijaga,” ujarnya.

Bupati menjelaskan sebagian besar petani di Lombok Timur memiliki luas lahan yang masih berada dalam ketentuan untuk memperoleh pupuk subsidi. Karena itu, ia meminta agar distribusi pupuk benar-benar dikawal sehingga petani yang memenuhi persyaratan tidak kesulitan mendapatkannya.

Selain persoalan produksi, Haerul juga menyoroti harga hasil pertanian. Ia meminta hasil pertanian masyarakat dibeli sesuai dengan ketentuan harga yang berlaku. Jika ditemukan pihak yang membeli hasil pertanian dengan harga di bawah ketentuan, masyarakat diminta tidak tinggal diam.

“Kalau ada yang membeli hasil pertanian masyarakat di bawah harga yang sudah ditentukan, silakan dilaporkan kepada pihak yang berwenang,” tegasnya.

Di sisi lain, Bupati menyampaikan pertumbuhan ekonomi masyarakat Lombok Timur mulai menunjukkan perkembangan positif. Namun, pertumbuhan tersebut dinilai harus diikuti dengan pembangunan infrastruktur yang mampu mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.

Menurut Haerul, jalan menjadi salah satu infrastruktur yang paling berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat. Jalan yang baik akan memperlancar transportasi, mempercepat mobilisasi hasil pertanian dan memudahkan masyarakat menjalankan kegiatan ekonomi sehari-hari.

“Pembangunan jalan sangat penting. Jalan yang baik akan memudahkan masyarakat bergerak dan mengangkut hasil produksi,” katanya.

Terkait kebutuhan masyarakat di wilayah Kalijaga, Bupati memastikan pembangunan jalan yang menjadi prioritas akan dikerjakan. Meski demikian, ia meminta masyarakat bersabar karena pelaksanaan pembangunan harus mengikuti proses perencanaan dan penganggaran pemerintah daerah.

“Untuk pembangunan jalan di wilayah Kalijaga pasti akan dikerjakan. Masyarakat harap bersabar,” ujarnya.

Untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur telah menyiapkan anggaran sekitar Rp200 miliar pada 2027 untuk pembangunan jalan. Anggaran tersebut diarahkan untuk memperbaiki dan meningkatkan kondisi jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Selain pembangunan jalan, pemerintah daerah juga merencanakan pemasangan penerangan jalan di sekitar 8.000 titik. Bupati meminta para Penjabat Kepala Desa melakukan pendataan secara jelas dan mengusulkan titik-titik jalan yang membutuhkan pengaspalan maupun penerangan.

“Penjabat kepala desa harus mendata jalan-jalan yang membutuhkan pengaspalan. Data itu harus diajukan supaya dapat kita tindak lanjuti sesuai kemampuan anggaran,” katanya.

Bupati juga mengingatkan masyarakat mengenai kewajiban membayar pajak. Ia menjelaskan pajak yang dibayarkan masyarakat menjadi salah satu sumber pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik, termasuk pembangunan infrastruktur yang kembali dimanfaatkan masyarakat.

“Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali kepada masyarakat melalui pembangunan dan pelayanan pemerintah,” jelas Haerul.

Dalam kesempatan itu, Bupati turut menekankan pentingnya peran BAZNAS Lombok Timur dalam membantu warga yang membutuhkan. Ia menjelaskan santunan untuk anak yatim dan piatu yang diserahkan dalam kegiatan tersebut berasal dari para muzaki dan kemudian dihimpun serta disalurkan melalui BAZNAS Lombok Timur.

Haerul menilai keberadaan BAZNAS memiliki peran penting dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pengelolaan zakat yang dilakukan secara terarah, menurutnya, dapat membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Lendang Bunga Selatan tersebut akhirnya tidak hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga menjadi ruang bagi pemerintah menyampaikan sejumlah agenda pembangunan. Pesan yang disampaikan Bupati cukup jelas, yakni menjaga produksi pangan dengan memperhatikan kebutuhan petani, mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan kepatuhan membayar pajak, serta memperkuat kepedulian sosial melalui zakat.(haii)

Pasang Iklan