Haii News - Portal Berita Online Teraktual & Terpercaya | Untuk Pemasangan Iklan Hubungi 081915618200

Direksi Berganti, Kredit Macet Jadi Fokus Selaparang Finansial

500 Kuota Untuk Lotim, Bupati Ajak Masyarakat Manfaatkan Layanan Kesehatan Mata Gratis
Agustus 27, 2026
SMKN 1 Jerowaru Jadi yang Pertama Buka Rincian Dana BOS Tahap Satu Ke Publik
Agustus 30, 2026

haiinews.com, Lombok Timur – Masa jabatan Direktur Utama dan Direktur Keuangan PT Selaparang Finansial Lombok Timur telah berakhir. Untuk memastikan tidak terjadi kekosongan kepemimpinan, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Pendopo Bupati Lombok Timur, Jumat (28/08).

RUPSLB tersebut digelar untuk menentukan Pelaksana Tugas (Plt.) yang akan melanjutkan roda kepemimpinan di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut. Plt. yang ditetapkan dijadwalkan mulai menjalankan tugas pada Sabtu (29/08/2026).

Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin dalam arahannya menegaskan bahwa PT Selaparang Finansial tidak boleh mengalami kekosongan kepemimpinan. Karena itu, agenda utama RUPSLB difokuskan pada pergantian jabatan Direktur Utama dan salah satu Direktur.

“Tidak boleh ada kekosongan kepemimpinan. Karena itu, hari ini kita melaksanakan RUPSLB untuk menentukan pengganti sementara atau Plt. yang akan mulai aktif menjalankan tugas,” tegas Bupati.

Menurutnya, pergantian kepemimpinan harus menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan operasional perusahaan. Seluruh pekerjaan dan pelayanan yang telah berjalan diharapkan tetap dilaksanakan tanpa terganggu oleh berakhirnya masa jabatan direksi sebelumnya.

Bupati juga meminta Direktur Utama dan Direktur Keuangan yang telah purna tugas tetap memberikan masukan kepada jajaran yang akan melanjutkan kepemimpinan. Pengalaman selama bertugas dinilai penting sebagai bahan bagi manajemen baru dalam menghadapi berbagai persoalan perusahaan.

Selain memastikan keberlanjutan kepemimpinan, Bupati Haerul Warisin menyoroti persoalan Non Performing Loan (NPL) atau kredit bermasalah yang masih menjadi pekerjaan rumah PT Selaparang Finansial. Ia berharap Plt. yang akan menjalankan tugas dapat memberikan perhatian serius terhadap upaya penurunan kredit macet.

Menurut Bupati, perbaikan kondisi perusahaan tidak hanya bergantung pada seorang direktur. Seluruh jajaran PT Selaparang Finansial harus bekerja secara disiplin, efektif, dan saling mendukung agar kondisi perusahaan dapat semakin sehat.

“Jadi upaya kita hari ini, terutama Direktur yang akan menjadi Plt., kita berharap agar tugas-tugas rutin menjadi perhatian khusus dan menjadi pekerjaan yang lebih efektif serta lebih disiplin. Semua petugas lainnya juga harus mendukung,” ujarnya.

Ia berharap kerja bersama tersebut dapat memberikan hasil nyata dalam waktu yang tidak terlalu lama. Salah satu ukuran keberhasilannya adalah membaiknya kesehatan perusahaan, termasuk melalui penurunan tingkat kredit bermasalah.

Bupati menambahkan, dukungan dari berbagai pihak terkait juga dibutuhkan untuk menyusun strategi terbaik bagi PT Selaparang Finansial. Sebagai pemegang saham utama melalui Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, ia berharap BUMD tersebut dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi daerah.

Pada kesempatan itu, Bupati Haerul Warisin menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada Direktur Utama serta Direktur Keuangan yang telah menyelesaikan masa tugasnya. Keduanya dinilai telah memberikan kontribusi terhadap perjalanan dan perkembangan PT Selaparang Finansial.

Salah satu capaian yang mendapat perhatian adalah kemampuan perusahaan memberikan deviden kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. PT Selaparang Finansial diketahui telah menyetorkan deviden sebesar Rp2,3 miliar yang menjadi bagian dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Terima kasih atas pengabdian dan upaya selama ini. Mudah-mudahan selepas dari jabatan di Selaparang Finansial, bisa lebih tenang dan mendapatkan situasi yang baik untuk membina kehidupan bersama keluarga,” kata Bupati.

Sementara itu, Direktur Utama PT Selaparang Finansial yang telah purna tugas, Iva Nuril Solihani, menyampaikan perpisahan setelah mengabdi selama 25 tahun di perusahaan tersebut. Ia mengakui perjalanan panjang selama menjalankan tugas tidak selalu mudah.

“Tidak mudah mengemban amanah jabatan. Akan tetapi, ini saatnya kami berpamitan kepada Bupati dan seluruh jajaran yang selama ini telah membantu kami memaksimalkan pekerjaan di PT Selaparang Finansial,” ungkap Iva.

Ia berharap kepemimpinan selanjutnya dapat meneruskan estafet yang telah berjalan dan membawa PT Selaparang Finansial ke arah yang lebih baik. Menurutnya, sejumlah persoalan telah diselesaikan, termasuk kewajiban pajak, sementara penurunan NPL menjadi salah satu pekerjaan penting yang harus terus ditangani.

“Alhamdulillah, dividen dan utang pajak saat ini telah dilunasi. Ke depan, kami berharap manajemen berikutnya dapat fokus menyelesaikan permasalahan yang masih ada, terutama penurunan NPL,” tambahnya.

RUPSLB tersebut turut dihadiri Komisaris Utama PT Selaparang Finansial beserta jajaran, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lombok Timur, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para Direktur BUMD di Kabupaten Lombok Timur. Pergantian direksi ini diharapkan dapat menjaga kesinambungan perusahaan sekaligus menjadi langkah untuk memperbaiki kinerja dan kesehatan PT Selaparang Finansial ke depan.(haii)

Pasang Iklan