

haiinews.com, Lombok Timur – SMA Negeri 1 Sakra membuka penerimaan peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027 dengan kuota sebanyak 440 siswa. Kuota tersebut ditetapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikpora) Provinsi Nusa Tenggara Barat berdasarkan alokasi 11 rombongan belajar (rombel), dengan kapasitas masing-masing rombel sebanyak 40 siswa.
Kepala SMA Negeri 1 Sakra, Muhammad Subandi, menjelaskan bahwa proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini dilaksanakan sesuai petunjuk teknis yang telah ditetapkan oleh Dikpora NTB. Ia menyebutkan terdapat empat jalur penerimaan yang dapat dipilih calon peserta didik sesuai dengan kriteria yang dimiliki.
“Kuota yang diberikan kepada SMA Negeri 1 Sakra sebanyak 11 rombel atau 440 siswa. Seluruh proses penerimaan dilakukan melalui empat jalur sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya kepada awak media di ruang kerjanya, Sabtu (13/06).
Jalur pertama adalah jalur afirmasi dengan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung sekolah. Jalur ini dibuka pada tanggal 2 hingga 4 Juni 2026. Namun karena terjadi gangguan pada server SPMB Dikpora NTB, masa pendaftaran diperpanjang hingga tanggal 6 Juni.
Kepala sekolah menjelaskan bahwa hasil seleksi jalur afirmasi diumumkan pada tanggal 8 Juni, kemudian dilanjutkan dengan proses daftar ulang yang berlangsung pada tanggal 8 sampai 10 Juni. Menurutnya, tahapan tersebut telah selesai dilaksanakan.
“Jalur afirmasi sudah ditutup. Kemarin yang mendaftar sebanyak 152 siswa, sementara kuota yang kami miliki untuk jalur ini sebanyak 132 siswa,” katanya.
Ia menegaskan bahwa calon peserta didik yang belum berhasil lolos melalui jalur afirmasi masih memiliki kesempatan untuk mengikuti seleksi melalui jalur lainnya. Sekolah tetap membuka peluang bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 1 Sakra sesuai ketentuan yang berlaku.
“Siswa yang tidak lulus di jalur afirmasi bisa beralih ke jalur lain selama masih ingin bersekolah di tempat kami,” tambahnya.
Jalur berikutnya adalah jalur prestasi yang memperoleh alokasi kuota sebesar 30 persen. Pendaftaran jalur ini dibuka mulai tanggal 11 hingga 13 Juni, sementara hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada tanggal 17 Juni. Peserta yang dinyatakan lulus selanjutnya melakukan daftar ulang pada tanggal 18 sampai 19 Juni.
Selain jalur prestasi, sekolah juga membuka jalur mutasi dengan kuota sebesar 5 persen. Jalur ini diperuntukkan bagi calon peserta didik yang mengikuti perpindahan tugas orang tua atau wali dan pelaksanaannya dijadwalkan bersamaan dengan jalur prestasi.
Sementara itu, jalur domisili mendapatkan alokasi kuota terbesar, yakni 35 persen dari total daya tampung sekolah. Pendaftaran jalur ini akan berlangsung pada tanggal 20 hingga 23 Juni, pengumuman hasil seleksi pada tanggal 26 Juni, dan daftar ulang pada tanggal 27 sampai 30 Juni 2026.
Subandi, menjelaskan bahwa seluruh proses pendaftaran dilakukan secara mandiri oleh calon peserta didik melalui aplikasi SPMB Dikpora NTB. Oleh karena itu, setiap calon peserta didik diwajibkan terlebih dahulu membuat akun pada sistem yang telah disediakan.
Meski demikian, pihak sekolah memastikan akan memberikan masukan kepada calon peserta didik yang mengalami kendala teknis selama proses pendaftaran.
“Kalau ada siswa yang kesulitan membuat akun karena faktor jaringan atau jenis telepon genggam yang digunakan, sekolah siap membantu. Operator kami juga akan memberikan masukan kepada siswa yang mengalami kendala saat mendaftar,” jelasnya.
Dengan ruang konsul tersebut, sekolah berharap seluruh calon peserta didik dapat mengikuti proses SPMB dengan lancar dan memperoleh kesempatan yang sama untuk mengakses layanan pendidikan.(haii)