Tropong Desa - Portal Berita Online Teraktual & Terpercaya | Untuk Pemasangan Iklan Hubungi 081915618200

Bupati Lotim Dorong Hilirisasi dan Desa Berdaya Berbasis Potensi

Sebagian Besar Warga Yang Antri Beras Mengaku Pendukung Prabowo
Februari 20, 2024
Personel Polsek Pringgasela Dibantu BKD Dan Pokdarwis Datangi Pengelola Wisata Untuk Pembatasan Pengunjung Dan Waktu Berkunjung
Mei 7, 2026

haiinews.com, Lombok Timur – Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin bersama Sekretaris Daerah H. Muhammad Juaini Taofik menerima audiensi dari Dinas Perindustrian Provinsi NTB dan Perum Bulog. Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Bupati itu membahas sejumlah program strategis, mulai dari pengembangan desa berdaya, hilirisasi potensi daerah, hingga penguatan ketahanan pangan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Haerul Warisin menegaskan bahwa program yang disampaikan sejalan dengan konsentrasi Pemerintah Daerah Lombok Timur saat ini. Ia menyoroti komoditas porang sebagai salah satu andalan daerah. “Harga porang di Lombok Timur saat ini mencapai Rp10.200 per kilogram, bahkan melampaui harga yang ditetapkan Bulog,” ujarnya.

Bupati menjelaskan, porang memiliki keunggulan karena perawatannya relatif mudah dan tidak memerlukan pupuk khusus. Waktu panennya pun fleksibel sesuai keinginan petani. Ia menambahkan, produksi porang di Lombok Timur bisa mencapai 50 hingga 60 ton per hari, baik dari umbi hingga menjadi tepung, dengan pengawasan yang terus dilakukan oleh pemerintah daerah.

Terkait program desa berdaya, Bupati meminta pemerintah provinsi melakukan identifikasi kebutuhan spesifik di tujuh desa yang masuk kategori tersebut, yaitu Desa Tetebatu, Sakra, Pijot, Pringgabaya Utara, Sembalun Bumbung, Pesanggrahan, dan Lendang Nangka Utara. Ia juga memberi masukan agar penyaluran bantuan sembako dilakukan melalui kartu khusus sehingga lebih tepat sasaran dan mudah didistribusikan.

Di sektor perkebunan, Bupati mengakui bahwa lahan di Lombok Timur banyak ditanami kelapa. Ia menyambut baik jika ada investor yang ingin bekerja sama dalam pengembangan komoditas tersebut. Sementara di sektor pertanian, ia menekankan pentingnya pengendalian inflasi, khususnya untuk komoditas cabai dan sayuran. Pemerintah daerah mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai dan sayur, setelah sebelumnya sempat mendatangkan pasokan cabai dari Sulawesi untuk menstabilkan harga.

Selain itu, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,5 miliar untuk pembangunan greenhouse. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan produktivitas hasil pertanian, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB Lalu Wiranata menyampaikan bahwa saat ini terdapat sekitar 40 desa di NTB yang masuk dalam program desa berdaya, dengan tujuh desa berada di Lombok Timur. Program ini difokuskan pada desa-desa yang tergolong miskin ekstrem dan membutuhkan intervensi melalui bantuan stimulan serta penguatan ekonomi lokal. Ia juga menilai Lombok Timur memiliki potensi hilirisasi yang sangat besar, dengan lebih dari 30 sektor yang mulai dikembangkan, meski masih banyak yang belum dikelola secara optimal.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Pimpinan Wilayah Bulog NTB Rizal menyatakan kesiapan Bulog mendukung berbagai program di Lombok Timur. Dukungan itu termasuk penyediaan beras untuk program desa berdaya serta operasi pangan murah di tujuh desa yang menjadi prioritas. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal.

Bupati Lombok Timur juga menerima tim dari Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram yang menyampaikan rencana pelaksanaan Kuliah Kerja Partisipatif (KKP) dengan melibatkan 754 mahasiswa. Mereka akan diterjunkan ke lima kecamatan dengan cakupan 58 desa. Bupati menyambut baik program tersebut dan berharap mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata, terutama dalam meningkatkan literasi digital masyarakat pedesaan. Ia menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam membantu layanan publik berbasis digital, seperti BPJS dan pembayaran pajak, sehingga pelayanan lebih efisien dan kebocoran PAD dapat diminimalisasi.(haii)

Pasang Iklan