

haiinews.com, Lombok Timur – Dalam giat monitoring vaksinasi warga lanjut usia (lansia) di kecamtan Sakra Timur (sakti) untuk warga Desa Gereneng Timur, Kapolsek Sakti menunjukkan data target yang sudah di capai dari bulan April dan Mei.
Monitoring vaksinasi Lansia tahap pertama kali ini di jadwalkan pada hari Rabu (05/05) untuk warga Desa Gereneng Timur. Kegiatan yang di mulai sekira pukul 09.00 WITA di laksanakan di Puskesmas Desa Lepak yang merupakan Desa Induk Di Kecamtan Sakra Timur.
Pada giat kali ini terlihat Bripka Hirli Hamdan J bersama Bhabinkamtibmas (BKTM) Gereneng Timur Brigadir Tohriadi memantau jalannya vaksinasi, ditempat itu, aparat memberikan semangat dan motivasi kepada para lansia agar tidak takut menjalani suntik vaksin.
Kepada para lansia yang hadir, disampaikannya bahwa vaksin sinovac ini sudah aman dan halal menurut ahli kesehatan dan Majlis Ulama Indonesia (MUI).
Monitoring yang di lakukan personel Polsek Sakra Timur Iptu Ahmad Amin bersama Forkopimcam pada kegiatan vaksinasi ini, kata Amin, untuk memastikan kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif.
Dari persiapannya, terang amin, aparat melakukan koordinasi dengan tenaga kesehatan bersama unsur-unsur pemerintah desa dan kecamatan dalam mengkoordinir para lansia berdasarkan target di masing-masing Desa.
Berdasarkan data lansia yang sudah di vaksin untuk Kecamatan Sakra Timur, tercatat, Desa Gereneng berjumlah 12 orang, Desa Surabaya Utara berjumalah 14 orang, Desa Menceh berjumlah 73 orang, Desa Lepak berjumlah 44 orang, Desa Montong Tangi berjumlah 34 orang, Desa Lenting berjumlah 26 orang, Desa Gelanggang berjumlah 16 orang, Desa Gereneng Timur berjumlah 35 orang, Sehingga Total Lansia yang sudah menerima vaksin tahap pertama di kecamtan Sakra Timur ada 258 orang, sedangkan total vaksin lansia yang di tunda sejumlah 74 orang.
Dari jumlah yang sudah menjalankan vaksin, diharapkannya menjadi contoh serta motivasi bagi warga lansia yang belum menjalankan suntik vaksin,” dengan itu, saya berharap sakra timur bisa mencapai target sesuai jumlah data lansia yang ada,”tutupnya.(TD)
