Tropong Desa - Portal Berita Online Teraktual & Terpercaya | Untuk Pemasangan Iklan Hubungi 081915618200

Monev Korbinmas Baharkam POLRI Terhadap Giat Bhabinkamtibmas Selaku Surveilance Active PPKM Mikro

Polsek Suela Bersama Pihak Kecamatan Mempersiapkan Pelaksanaan Pilkades Tertib Prokes
Juli 7, 2021
Kapolsek Pringgasela Bersama Forkopimcam Gandeng Toga, Toma, Toda, Mahasiswa Saat Monitoring Pelaksanaan Vaksin
Juli 8, 2021

TROPONGDESA.COM, Lombok Timur – korps pembinaan masyarakat badan pemeliharaan keamanan kepolisian negara republik Indonesia yang biasa di singkat “korbinmas baharkam polri” melakukan monitoring dan evaluasi terhadap giat bhabinkamtibmas yang terjun langsung didalam pelaksanaan Penerapan Pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) bersekala mikro di kabupaten Lombok timur (Lotim).

Monev dari Korbinmas Baharkam Polri pada hari Rabu (07/07) sekira pukul 10.30 WITA ini di laksanakan di desa kembang kuning, kecamatan Sikur, tepatnya di bungalows hakiki inn. Desa kembang kuning yang ditunjuk sebagai perwakilan desa dan kelurahan untuk pelaksanaan PPKM bersekala mikro di kabupaten Lombok timur (Lotim) di hadiri oleh tim monev dari mabes polri, diantaranya, Kombes Pol Nasrun Fahmi, S.H.M.Si (Ka Tim), Kombes Pol Nanang Purnomo S.I.K, M.H (Wakatim), Bripda Daniel Krista Aji (Anggota).

Kedatangan tim monev ini di sambut langsung oleh beberapa pejabat utama (PJU) TNI-POLRI bersama Pemda Lotim dan masyarakat setempat, diantaranya, Pol Dir Binmas Polda NTB (Kombes Kombes Desy Ismail, S.I.K), AKBP Baduarsa S.H M.H (Kabag Bin Ops Binmas Polda NTB), Kapolres Lotim (AKBP Tunggul Sinatrio, S.IK.MH), Bupati Lotim di wakili oleh Sekeretaris Daerah  (Drs M.Juani Taufik M.AP), Dandim 1615/Lotim yang di wakili oleh Danramil 1615 -09/Sikur (Kapten Inf Keman), Kadinkes Lotim (DR. H. Fathurahman, M. kes.), Kabid Pemdes Dinas PMD Lotim (Lukmanul Hakim), Perwakilan Bhabinkamtibmas Polsek Jajaran Polres Lotim, Kades Kembang Kuning (H. Sujiman) beserta tamu undangan lainya sekira 30 orang.

“Kami dari masyarakat Kembang Kuning mengucapkan selamat datang kepada Tim Monev PPKM Mikro dari Korbinmas Baharkam Polri” ucap kepala desa kembang kuning, lalu Sujian, mengawali sambutannya. Di sampaikannya juga mengenai Desa Kembang Kuning yang merupakan salah satu Desa wisata di Lotim pada tahun 2019 pernah mendapatkan predikat desa terbaik dari kementerian desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi.

“Kami juga di percayakan sebagai pemenang Kampung Sehat tingkat Provinsi dan juara 1 Desa Wisata tingkat Nasional” imbuhnya. Untuk kali ini, lanjutnya lagi, Desa Kembang Kuning bersama Bhabinkamtibmas dan tenaga kesehatan setempat telah membuat Posko PPKM bersekala mikro dan Ruang isolasi, seperti Posko PPKM tingkat Desa, Posko PPKM tingkat Dusun sejumlah 8 Posko dan 8 Ruang Isolasi. Untuk Posko PPKM tingkat RT sejumlah 24 Posko dan 24 Ruang Isolasi.

Bahkan lanjutnya lagi, Desa Kembang Kuning sudah memiliki Posko Ketahanan pangan yang perharinya menyediakan 5 ton beras dan kebutuhan pokok lainnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Semenjak mulai pandemi covid-19 Dua tahun yang lalau, lanjutnya lagi, Desa Kembang Kuning  tercatat mengalami nol kasus covid-19 dan nol kasus kriminal dan bertahan sampai saat ini. Atas capaian tersebut, Desa Kembang Kuning saat ini mendapat predikat Zero Covid dan Zero Kriminal.

Capaian itu, kata lalu Sujian, tidak terlepas dari kesadaran Setiap warga didalam menjalankan protokol kesehatan serta menjalankan gaya hidup bersih dan sehat. salah satunya dengan menerapkan program 1 rumah 1 tempat cuci tangan. Sedangkan untuk menjaga UMKM di Desa Kembang Kuning tetap berjalan dengan sumber dana dari BUMDes, “diharapkan Tim Monev berkenan bisa berkunjung ke UMKM Desa kami” harap lalu Sujian.

Ditempat yang sama, Kapolres Lombok Timur AKBP Tunggul Sinatrio, SIK, MH, menuturkan mengenai riwayat Pandemi Covid-19 wilayah Kabupaten  Lombok Timur yang awalnya  mendapat status zona merah dan saat ini sudah berstatus zona kuning berkat kegigihan dan usaha semua pihak didalam menekan penyebaran virus Covid-19 semakin meluas.

“Capaian itu semua berkat usaha kami  yang tidak kenal lelah. saat ini kita mendapat zona kuning dan InsyaAllah kedepannya menjadi zona hijau”tuturnya, penuh harap. Optimisme untuk menjadi zona hijau digambarkannya melalui kekompakan semua pihak didalam menghadapi pandemi melalui berbagai  inovasi bahkan menjemput bola seperti Tracking Contacts untuk warga Lotim yang baru turun melalui bandara internasional Lombok (BIL) maupun melalui Pelabuhan Lembar.

Bahakan disebutnya salah satu inovasi Polres Lotim seperti solat berjamaah Subuh Keliling, Maghrib Keliling, dan Jumat Keliling dengan menggandeng Tokoh Agama dan Tuan Guru dengan tujuan untuk mempererat tali silaturahmi dimasyarakat dan sebagai upaya pencegahan Preventif dan Preemtif sehingga wilayah Lotim aman dan kondusif.

Senada disampaikan sekretaris daerah (sekda) Kabupaten Lotim Drs M.Juani Taufik M.AP yang menyatakan didalam menghadapi dan mengendalikan Pandemi Covid-19 di wilayah Lotim yang “taat asas”. Hal itu di buktikan dengan sudah terbentuknya 2.450 Posko PPKM dan 8730 petugas di Lotim.

Bahkan ia membandingkan Dari 10 Kabupaten/Kota yang ada di Nusa tenggara barat (NTB), Posko PPKM yang terbentuk di wilayah Lotim memiliki presentase tertinggi dan perekonomian tetap stabil. “Objek wisata di tempat lain mungkin kolaps karena menerapkan prokes ketat, sehingga tamu yang tadinya menginap di tempat itu menjadi pindah ke Desa Kembang Kuning”ujarnya.

Pada kesempatan itu, ketua tim Monev Korbinmas Baharkam, Kombes Pol Nasrun Fahmi, S.H.M.Si, mengatakan bahwa,keberadaan Bhabinkamtibmas merupakan strategi Polri untuk dapat menyerap informasi dimasyarakat tingkat Desa. Oleh karena itu, untuk memastikan pelaksanaan PPKM bersekala mikro berjalan dengan maskimal, sehingga di lakukan evaluasi  secara Nasional dari Kabaharkam Polri untuk Posko PPKM di wilayah jajaran.

Dalam penentuan Zona hijau, lanjutnya lagi, dibutuhkan sistem Surveilance Active. “Tapi untuk NTB saya acungkan jempol dalam menahan angka penularan Covid-19, karena di Bandara langsung dilakukan Swab anti gen” tuturnya.

Pada situasi seperti saat ini, tambahnya lagi, Bhabinkamtibmas di Posko PPKM mempunyai tugas sebagai Tracer yang di bantu oleh Babinsa dan Nakes. ” Tapi saya berharap kedepannya Bhabinkamtibmas tidak ada lagi yang terpapar Covid-19, karena saat ini sudah 12 orang Bhabinkamtibmas telah terpapar Covid-19″ ujarnya.

Dalam mengantisipasi hal tersebut, ia berharap disetiap Posko PPKM disiapkan Alat Pelindung Diri (APD), dan Bhabinkamtibmas diminta untuk rutin menyemprotkan Disinfektan dirumah warga. “Aplikasi BOS V2 untuk wilayah Polda NTB sudah 38%, diharapkan agar Bhabinkamtibmas untuk aktif dan mengoptimalkan aplikasi tersebut” pintanya.

Kendati demikian, Bhabinkamtibmas dan Babinsa diharapkannya untuk tetap bersinergi dalam tugas sehari-hari, khususnya di Posko PPKM Mikro. “Saya berharap juga agar Bhabinkamtibmas dan Babinsa harus berperan aktif dalam Program Vaksinasi Nasional”tutupnya.(TD)

Pasang Iklan