

tropongdesa.com,Lombok Timur – Semenjak menjadi nahkoda baru di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lombok Timur (Lotim),Nusa Tenggara Barat (NTB),Muhammad Hairi, S.IP.,M.Si terus melakukan Belusukan ke desa-desa untuk menyatukan persepsi dengan pemerintah desa (pemdes).
Persatuan persepsi dalam berbagai hal menurut Hairi, saat ditemui Selasa (16/09/2020) diruangannya adalah langkah startegis dalam konsep membangun desa terlebih lagi dimasa pandemi saat ini.
“Wabah ini bukan saja menyerang stabilitas pemerintahan di desa-desa , namun sendi-sendi sosial ekonomi dan kesehatan maysarakat juga akan terusik dengan adanya covid-19 ini,”terang Haeri.
Hal itu menurut dia, riskan sekali menyulut konflik sosial ,bila pemerintah desa kurang responsif terhadap laporan untuk penyelesaian berbagai pesoalan yang terjadi pada warganya.
“makanya kami selalu mengingatkan pemerintah desa agar lebih responsif terhadap aspirasi masyrakat,”pesannya.
visi misi bupati dan wakil bupati, Lombok Timur yang Adil, Aman, dan Sejahtra (ASA). Dalam konteks aman ini tentu kita harus tanggap dan responsif, sehingga saya berperinsif lebih baik mencegah potensi gejolak daripada memadamkan.
Khari pun mengajak semua pemerintah desa yang ada di Lombok Timur untuk menjaga ketertiban dan keamanan, agar gejolak yang timbul di antisipasi jangan sampai di biarkan dan akhirnya membesar.
“Saya harap konflik ini jangan dibiarkan berlarut-larut, itu bisa menghambat jalannya program-program Desa,”himbaunya sembari menutup pembicaraan.(TD)