

TROPONGDESA.COM, Lombok Timur – Kapolres Lombok Timur (Lotim) AKBP Tunggul Sinatrio, SIK, MH, menyampaikan keprihatinannya tentang penggunaan narkoba yang sudah masuk sampai ke pelosok-pelosok desa. Keresahan aparat kepolisian ini disampaikannya didepan Jamaah masjid At-Taqwa Pancor, Kecamatan Selong, pada Rabu (16/06).
Kehadirannya bersama rombongan sekira pukul 18.30 WITA ke masjid Attaqwa merupakan agenda menjalankan program andalannya, yakni solat berjamaah keliling, sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat (Kamtibmas).
Pada giat kali ini, Kapolres didampingi Kapolsek Kota Selong, IPDA L. Sopian A Hidayat, KBO Sat Narkoba IPDA Suhardi, TGH Dr Sholah Sukarnawadi Lc Ma, Ustadz Sarifudin S.pd, Ustadz H. M. Jarwan M. Pd, Lurah Pancor L Muksin S. Ap, kedatangan rombongan Kapolres ini di sambut Pengurus Masjid dan Jemaah Masjid Besar At- Taqwa Pancor sekira 100 orang.
Ditempat itu Tuan Guru Haji (TGH) Sholah Sukarnawadi Lc Ma memberikan pencerahan kepada jamaah tentang apapun yang merusak akal dan kesadaran, di wajiban untuk di jauhi dan diperangi. Seperti tujuan Kapolres untuk menyampaikan tentang bahaya narkoba sesuai petunjuk agama. “Untuk itu mari kita dukung secara bersama-sama langkah pemerintah agar masyarakat menjauhi barang haram seperi miras dan Narkoba itu” ujarnya.
Ditempat yang sama, Kapolres mengingatkan mengenai penanganan masalah Narkoba harus dilakukan secara bersama-sama/bersinergi antara aparat penegak hukum dengan seluruh masyarakat harus saling mendukung. “Peredaran gelap Narkoba sudah sangat cepat perkembangannya, kalau tahun 90-an peredarannya hanya di wilayah perkotaan saja, namun saat ini sudah sampai ke pelosok Desa”bebernya.
Dengan kondisi ini, pemerintah melalui Kapolri Jendral Jendral Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada Jajarannya agar bersama Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda untuk memerangi peredaran gelap Narkoba.
Langkah ini disebutnya sebagai bentuk kepedulian pemerintah dengan generasi bangsa, sehingga diperlukan langkah-langkah pencegahan penggunaan obat-obat terlarang dengan melibatkan para tokoh dan masyarakat sehingga dianggap penting untuk disampaikan kepada jamaah mengenai rencana Kapolri untuk membentuk kampung tangguh narkoba di semua desa yang ada di kabupaten Lombok Timur (Lotim).
“Untuk itu, kami dari Polres Lotim melalui Program Kampung Tangguh Narkoba mengajak kita semua untuk bersama-sama memerangi peredaran gelap Narkoba dengan berpartisipasi aktif memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya Narkoba khususnya masyarakat diwilayah Lombok Timur” jelasnya.
Beberapa Langkah-langkah yang telah di lakukan pun disampaikannya sebagai cara menggaungkan Perang melawan peredaran gelap Narkoba seperti melakukan sosialisasi melalui pemasangan media Banner tentang bahaya Narkoba di semua kantor Kepolisian dan kantor Koramil yang ada di Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan berakhir pukul 19.10 wita berlangsung aman dan lancar dilanjutkan dengan Kegiatan Sholat Isya berjamaah.(TD)